"pekerjaan adalah sebuah jalan untuk menjadi manusia yang lebih baik"

Tuesday, December 7, 2010

ANALISIS LINGKUNGAN SOSIAL DAN PELUANG BISNIS YANG DAPAT DICIPTAKAN

Posted by Prasetyo Utomo On 10:19 PM No comments


 A.     Lingkungan Sosial serta Pengaruhnya Terhadap Dunia Bisnis
Dalam dunia bisnis, para pebisnis yang bermain di dalamnya sering menghadapi permasalahan ketidakpastian yang bisa ditimbulkan dari berbagai hal. Seperti yang terjadi beberapa waktu belakangan ini. Peristiwa-peristiwa seperti bencana alam, meningkatnya kemiskinan masyarakat,  menjadi permasalahan-permasalahan sosial yang berdampak pada dunia binis. Lingkungan sosial merupakan salah satu lingkungan yang berpengaruh kuat terhadap aktivitas bisnis, yang akan menentukan apakah bisnis tersebut akan berhasil atau tidak.
Bisnis sebagai suatu entitas, letaknya berada di tengah-tengah lingkungan bisnis, dimana setiap perubahan dalam lingkungan tersebut akan mempengaruhi cara-cara dalam bertindak. Perubahan yang terjadi juga mempengaruhi kemampuan adaptasi organisasi, yang pada akhirnya akan menentukan kesuksesan atau kegagalan bisnis. Salah satu aspek dari lingkungan bisnis adalah lingkungan sosial. Lingkungan sosial mempunyai arti yang sangat penting dalam dunia bisnis. Apabila lingkungan sosial bersifat kondusif (mendukung), maka hal tersebut akan mendorong organisasi untuk melakukan keputusan berinvestasi pada lingkungan yang dirasakannya sesuai. Namun sebaliknya, jika lingkungan sosial tidak mendukung, maka organisasi harus berhati-hati dalam mengambil keputusan berinvestasi. 
Lingkungan sosial merupakan aspek-aspek dari interaksi manusia melalui kelompok, apakah itu dekat ataupun jauh, yang dapat berpengaruh pada kelangsungan dan pertumbuhan perusahaan (Ancok, 2009). Interaksi sosial tidak akan terjadi bila tidak memenuhi dua syarat, yaitu: adanya kontak sosial (social contact) dan adanya komunikasi (communication). Menurut para ahli sosial, bentuk-bentuk interaksi sosial dapat berupa kerjasama (cooperation), persaingan (competition), akomodasi (accomodation), dan dapat juga berbentuk pertentangan (conflict). Terdapat empat cara untuk menyikapi dampak perubahan lingkungan sosial terhadap aktivitas bisnis. Pertama, bahwa perubahan lingkungan sosial secara alamiah menimbulkan peluang maupun ancaman terhadap aktivitas bisnis. Kedua, perubahan lingkungan sosial digunakan oleh organisasi sebagai faktor penentu untuk membuat keputusan berinvestasi. Ketiga, perubahan lingkungan sosial mempengaruhi keputusan organisasi untuk menjalankan bisnis di lokasi tertentu. Dan yang terakhir adalah, perubahan yang ada menuntut organisasi untuk menerapkan cara berpikir baru dalam menjalankan bisnis. (Ancok, 2009).
Dengan penjelasan pada bahasan lingkungan sosial dalam dunia usaha, patut pula diperhatikan mengenai kelompok sosial dan gaya hidup dalam masyarakat. Kelompok-kelompok dan gaya hidup yang berkembang dalam masyarakat ini, tentu menentukan keberlangsungan bisnis, sebagai suatu proses yang tidak pernah lepas dari lingkungannya. Dampak dan pengaruh dari lingkungan sosial terhadap dunia bisnis ini seharusnya menjadi perhatian para pebisnis dalam menjalankan usahanya.
Sebaliknya, unia usaha pun dipahami memiliki dampak dan pengaruh balik terhadap lingkungan sosial. Dampak dari dunia usaha banyak mempengaruhi kehidupan masyarakat secara umum baik langsung maupun tidak langsung. Baik masyarakat perkotaan dimana dunia industri berlokasi, maupun masyarakat luas pada umumnya sebagai distribusi dan target pemasaran produk dari dunia usaha tersebut.
Globalisasi adalah issue yang besar yang bergaung sekian tahun terakhir. Dengan makin berkembangnya jaringan informasi dan teknologi maka makin terbukalah gerbang globalisasi dan makin kaburlah batas-batas antara negara dan antar masyarakat. Globalisasi membawa pengaruh yang besar dalam kehidupan sosial masyarakat di Indonesia. Informasi dan teknologi yang masuk tanpa batas merupakan faktor-faktor yang mendukung dalam dunia bisnis. Sehingga dengan berkembangnya kedua hal tersebut maka berkembang juga dunia bisnis yang ada di Indonesia.

B.     Peluang Bisnis yang Dapat Diciptakan
            Lingkungan sosial sangat mempengaruhi seorang pebisnis dalam menciptakan peluang usaha. Seorang pebisnis harus jeli dalam melihat peluang bisnis apa yang dapat diciptakan dengan melihat kepada faktor sosial ini. Apabila pebisnis dapat melihat peluang bisnis dengan tepat, keuntungan usaha dapat dengan mudah diraih, selain tentu saja dapat mengambangkan dunia usaha secara umum. Dari uraian diatas, terdapat beberapa peluang bisnis yang dapat diciptakan dengan memasukkan lingkungan sosial sebagai salah satu faktor keberhasilan.



v     Bisnis Online Melalui Internet
Sebelumnya, telah diuraikan bahwa globalisasi yang masuk ke Indonesia membuat informasi dan teknologi yang masuk semakin berkembang. Perkembangan informasi dan teknologi ini sangat menguntungkan terutama bagi dunia bisnis. Aktivitas-aktivitas bisnis menjadi lebih mudah dan cepat. Banyak perusahaan yang melakukan komputerisasi agar kegiatan bisnisnya menjadi lebih efisien.
Tidak hanya pada perusahaan, fenomena komputerisasi juga melanda masyarakat di berbagai lapisan sosial. Penggunaan komputer menjadi kebutuhan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Masuknya jaringan internet menambah arti penting komputer bagi perusahaan dan masyarakat.
            Di Indonesia sendiri, internet mulai masuk pada awal tahun 1990-an. Hingga saat ini, menurut data Internet World Stats, pengguna internet di Indonesia sampai akhir tahun 2008 adalah sebanyak 10,5% dari populasi penduduk Indonesia, yang berjumlah sekitar 237,512,355 jiwa. Pemanfaatan internet ini, pada masa sekarang khususnya, sangat membantu masyarakat baik dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari, maupun dalam melakukan aktivitas bisnis. Dalam kegiatan sehari-hari contohnya, banyak masyarakat yang memanfaatkan surat kabar elektronik yang dapat diakses secara online.
            Dalam dunia bisnis, internet merupakan salah satu teknologi yang sangat membantu memperlancar kegiatan bisnis. Contohnya dengan pemanfaatan surat elektronik (e-mail). Sebuah perusahaan dapat mengirimkan berkas kepada perusahaan lain dengan berupa surat elektronik. Kelebihannya, dokumen yang dikirimkan akan cepat diterima oleh perusahaan penerima sehingga dapat memangkas waktu dan mempercepat proses bisnis selanjutnya.
            Namun sekarang, pemanfaatan internet tidak hanya pada sebatas itu saja. Internet dapat juga dimanfaatkan sebagai alat untuk mencari penghasilan. Ini merupakan salah satu metode baru dalam berbisnis, dimana kegiatan bisnis yang dilakukan di sini memanfaatkan internet (terutama blog dan website) sebagai medianya. Ini merupakan satu peluang bisnis yang baru yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Tipe-tipe bisnis online yang ada sekarang pun bermacam-macam. Ada yang memanfaatkan fasilitas pemasangan iklan dalam website, ada yang melakukan kegiatan marketing melalui sebuah website, dan lain-lain.
            Bisnis online seperti ini menggeser tipe bisnis tradisional, dimana tipe bisnis tradisional mempunyai keterbatasan lingkup interaksi antara pembeli dan penjual. Dengan adanya bisnis online seperti ini, keterbatasan dari tipe bisnis internasional tersebut dapat diatasi. Sehingga dengan adanya kemudahan-kemudahan seperti ini, bisnis online semakin diminati dimasyarakat. Peluang bagi para pebisnis juga semakin besar dalam mendapatkan keuntungan karena adanya pemanfaatan internet dalam bisnis online.

Hambatan-hambatan yang ada:
a.       Di Indonesia terjadi ketidakmerataan akses internet sehingga untuk daerah yang belum terjangkau internet akan sangat susah dalam memanfaatkan bisnis online.
b.      Pemanfaatan internet dalam bisnis online membuat informasi yang dimiliki oleh pebisnis dapat diketahui oleh pengguna internet, misalnya oleh pesaing bisnis. 
c.       Permasalahan keamanan menjadi hambatan karena apabila melakukan kegiatan bisnis online, maka sistem pembayaran pun dilakukan secara online sehingga akan sangat berisiko pada data-data pribadi konsumen.

REFERENSI
http://www.blogcatalog.com
Ancok, Djamaludin. 2009. “Social Environment and Business.” General Business Environment: Syllabus and Material. MM UGM. Yogyakarta.

0 comments:

Post a Comment